Guru Madrasah di Demak Diduga Cabuli Belasan Santriwati, Sempat Diamuk Massa

Seorang guru Madrasah Diniyyah di Demak dengan inisial MR (60) diamankan polisi karenadiperhitungkanmenyetubuhibeberapa santriwati. Aktorsebelumnya sempat diamuk massa.Kapolres Demak AKBP Ari Cahya Nugraha menjelaskan, kasus ini tersingkapsaat penjaga sekolah secara tidakmenyengajadengarpercakapanbeberapa siswi. Beberapa siswi itumengulasberkaitantingkah cabul aktor. Sesudahketahuiinformasiitu, faksiorangtualantasbergabungdi muka madrasah untukmemberikan laporanaktor ke faksi sekolah. Situasisemakinmenghangatsampaiberbuntutserangan massa padaaktor. “Situasijugamenghangat, terjadikerusuhansampaiberbuntutpada amuk massa padaaktor. Untung petugas dari Polsek Demak Kota selekasnyadatang di lokasisesudahterima laporan dari masyarakat. Aktorsuksesditangkapdanditolong dari amuk massa yang makinmencapai puncak,” kata Ari dikutip detikJateng, Rabu (9/7/2025)“Saat korban mulai mengingatkan kitab, di sanalahaktor mulai memperlancarlaganya dengan menggenggamdan menekan pasdi bagian kelamin korban di luar rok,” katanya. Berdasarpenyidikan sementara, diketahui tindakanituterjadisemenjak tahun 2021. Keseluruhan ada belasan santriwati sebagai korban guru cabul itu. “Aktormengakulakukantindakan pencabulan ini ke santriwatinya semenjak tahun 2021 sampai 2025. Sangkaan pencabulan pada belasan santriwati di bawah usia,” paparnya.

Read More

Identitas Mayat Perempuan Muda di Demak Terungkap, Diduga Korban Pembunuhan

Penemuan mayat wanitatanpajati diri di tempat persawahan Dusun Wonoketingal, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Jawa tengah, pada akhirnyamenjumpai titik jelas. Korban diketahui namanyaCelah Handayani (20), masyarakat Kelurahan Wergu Wetan, Kecamatan Kota Kudus, Kabupaten Kudus. Jati diri korban tersingkapsesudah Aris Rubiyanto (48), paman korban, tiba ke RSUD Sunan Kalijaga Demak danpastikansecara langsungjikamayat yang diketemukanialahsepupunya. “Betulsepupu saya,” tutur Aris saatdijumpai, Selasa (24/6/2025) malam. Simak juga: Mayat Wanita dengan Muka Berdarah Diketemukan di Sawah Demak, Diperhitungkan Korban Pembunuhan Pergi TanpaTujuan, Keluarga Tahu dari Media Sosial Menurut Aris, Celahtinggalkan rumah pada Senin malam (23/6/2025) sekitaranjam 19.30 WIB tanpamemberitahutujuan, cumamohon pamit singkat ke ayahnya. “Keluar tempo hari kata bapaknya 1/2 delapan malam. Pamit…

Read More

2 Siswa Mampu di SMAN 1 Sukorejo Kendal Via Jalur Afirmasi Akhirnya Mundur

Dua pelajar yang diterima di SMAN 1 Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kendal, lewatlajur afirmasi akhinya memundurkan diri. Dua pelajar itu diketahui tidaktermasuk dalam kelompokitu.Kepala SMAN 1 Sukorejo, Rohadi, menjelaskanke-2 peserta didik baru (PDB) itu telahmemundurkan dirisesudah ada kabar beritapada mediabeberapa lalu. “Ke-2 nya telahmemundurkan diri, mungkin sesudahadakabar beritapada media detikJateng . Makasesudah ada informasi itu, sekian hariselanjutnyasecara langsungmemundurkan diri,” kata Kepala SMAN 1 Sukorejo, Rohadi, saatdikontak detikJateng, Senin (14/07/2025). SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Rohadi menerangkan, masih tetap ada satu peserta didik baru yang masuk lewatlajur afirmasi danmemakai data yang tidakbenar. Tetapipelajaritu belum memundurkan diri. “Informasi yang kami…

Read More

Prasasti Peristiwa Gempa Besar 1926 di Klaten Ditemukan

Gempa bumi besar yang mengguncangkandaerah Klaten rupanyabukan hanyapada 27 Mei 2006 tapisempat terjadi tahun 1926. Kejadianitutersingkap dari sebuah prasasti bikinan tahun 1927 yang diketemukan di Kecamatan Ceper.Prasasti yang dibuat dari batu marmer putih itu keadaannyatidak utuh karena pecah. Ukuran tinggal sekitaran 40×50 cmdengan tebalsekitaran 1,5 cm. Bahasa yang dipakai dalam prasasti menggunakan bahasa Belanda. Kalimat dalam prasasti itutinggal bagianhinggatidak utuh tapiartinya masih terang. Kalimat dalam prasasti itubiladitranslateseperti berikut: “Gempa Bumi 1926 pada N.M. 5.55…sebegitu rupa rusak, hingga…pembangun/perancang W. de Man J.Th. van Oyen B.N.A. (kemungkinan inisial atau gelar professional)…dibuatlagi dengan beton bertulang…penerapantugas dengan memakai beton bertulang 1926-APRIL 1927,”. “Di batu marmer itu rupanya ada kalimat menggunakan bahasa Belanda. Di…

Read More

41.000 Peserta BPJS PBI Demak Dinonaktifkan, Dinkes: Kita Bantu Kalau Benar-Benar Tidak Mampu

Sekitar 41.000 peserta BPJS Yang menerima Kontribusi Pungutan (PBI) APBN di Kabupaten Demak, Jawa tengah, tidak diaktifkan. Penonaktifan ini berpengaruh pada warga kurang sanggup, termasuk pasien penyakit akut yang sejauh ini tergantung pada sarana kesehatan lewat agunan kesehatan itu. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Demak, dr Ali Maimun, menjelaskan jika data peserta nonaktif asal dari Dinas Sosial, dan dianggap sudah memunculkan keluh kesah di beberapa sarana kesehatan (faskes). Tetapi, dia janji Dinkes akan menolong masyarakat yang betul-betul memerlukan untuk remobilisasi kepesertaan. “Masih tetap kita usahakan jika ia betul-betul sakit, dirawat di dalam rumah sakit betul-betul tidak sanggup, kelak kita aktifkan kembali, melalui UHC,” tutur Ali saat dikontak, Rabu (2/7/2025). Simak juga: BPJS PBI Mendadak Nonaktif, Ulil Terancam Tidak berhasil Urus Kemudahan Ongkos di Universitas Negeri Pengaktifan Melalui Pola Universal Health Coverage Ali menerangkan jika aktivasi kembali kepesertaan tidak dapat dilaksanakan secara langsung oleh faskes. Tetapi, bila keadaan pasien termasuk genting atau benar-benar memerlukan service, mereka bisa ditolong lewat pola Universal Health Coverage (UHC). “Ada tata triknya. Yang…

Read More

Hilang Semalaman, Bocah Ditemukan Tewas di Sungai Kendil Karanganyar

Bocah lelakidengan inisial AH (5) diketemukanmeninggalterbenam di Sungai Kendil, Dusun Jatimulyo, Kecamatan Jatipuro, Kabupaten Karanganyar.Kalakhar BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno menjelaskansebelumnya korban di dalam rumah neneknya pada Selasa (16/7). Sesudah mandi, korban pergi tanpa pamit. “Neneknya cari korban di rumahtidak ada, lantaskeluar dari rumahuntukcari cucunya. Ada tetangga yang menyaksikan korban di atas jembatan yang jaraknya kira-kira 100 mtr. dari rumah neneknya,” kata Hendro saatdikontakmass media, Rabu (16/7/2025). Penelusuranjugaditeruskanini haristart pukul 07.00 WIB. Teamdipisah dua sru dengan metode penyusuran darat dan air. Team darat lakukanpencariansampai 2 km, sedangkanteambodi rafting lakukanpenelusuransepanjang 1 km. “Kira-kirajam 09.00 WIB, korban diketemukanjarak 100 mtr. dari lokasiakhir kalikelihatan. Korban selanjutnya dibawa ke rumah duka, dan operasi SAR ditutup,” ujarnya.

Read More

Soal Wali Murid Tuntut Guru Madin Rp 25 Juta, Ternyata Pernah Caleg Gagal di Demak

Figur wali siswadengan inisial SM (37) yang menuntutganti kerugiansejumlah Rp 25 juta ke guru Madrasah Diniyah (Madin) Roudhotul Mutaalimin di Dusun Jatirejo, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Jawa tengah, sekarangjadi perhatianpublic. SM diketahui sebelumnya pernah mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Kabupaten Demak pada Pemilu 2024, tetapicumaraih 36 suaradantidak berhasilmelangkah ke parlemen. Kasus ini muncul ke publicsesudah Ahmad Zuhdi (63), guru Madin itu, disuruhbayar uang damai ke keluarga pelajardengan inisial D yang diperhitungkan ditampar saat proses belajar mengajarkanpada 30 April 2025. Keinginanganti kerugian itu memacu gelombang reaksi netizendanpublic, yang beberapamemperlihatkan simpati ke Zuhdi. Simak juga: Pilu Guru Madin di Demak Didenda Rp25 Juta, Wakil gubernurJawa tengah Turun Tangan Tuntutan Mengganti Rugi…

Read More