BUMN Mulai Lirik Pengelolaan Sampah Ditawarkan Pemprov Jateng di Kabupaten Magelang

Pengendalian sampah di Kabupaten Magelang yang dijajakanPemerintahanPropinsi Jawa tengah mulai dilihat BUMN. Pengendalian sampah dari TPS bisadibuatmenjadi Refuse Derived Full (RDF) untuk bahan bakar industri. “Alhamdulilah ada investor dari BUMN, sasaran mereka untuk tahun 2025. Mudah-mudahanmenjadi piloting proyek,” tutur Sekda PropinsiJawa tengah, Sumarno selesaiRapat koordinasi Akselerasi Pengendalian sampah di Jawa tengah di Kantor DLHK PropinsiJawa tengah, Senin (7/7/2025). Menurut Sekda, pengendalian sampah belum sanggupdituntaskanmemercayakanBujetPenghasilanBerbelanjaWilayah (APBD). Oleh karenanyadibutuhkankontributorbeberapa investor. “Permasalahan sampah sebenarnyamenjaditanggung-jawabpemerintahan. Jika ada investor yang inginberperan, karena ituharus kita saranai secara baik,” katanya. Menurut dia, tempat TPS teritorial di Kabupaten Magelang sudahada. Disamping ituada akses jalan, dankeadaan lingkungannya telah terpetakan. “Saat ini, sedangbekerjasamauntukkejelasansupply sampahnya. Karenamustahil disuplai dari Kabupaten dan Kota Magelang saja. Harusbekerjasama dengan wilayahsekitaran, seperti Temanggung atau Purworejo agardapatdigabungkandi sana,” terangnya….

Read More

Guru Madrasah di Demak Diduga Cabuli Belasan Santriwati, Sempat Diamuk Massa

Seorang guru Madrasah Diniyyah di Demak dengan inisial MR (60) diamankan polisi karenadiperhitungkanmenyetubuhibeberapa santriwati. Aktorsebelumnya sempat diamuk massa.Kapolres Demak AKBP Ari Cahya Nugraha menjelaskan, kasus ini tersingkapsaat penjaga sekolah secara tidakmenyengajadengarpercakapanbeberapa siswi. Beberapa siswi itumengulasberkaitantingkah cabul aktor. Sesudahketahuiinformasiitu, faksiorangtualantasbergabungdi muka madrasah untukmemberikan laporanaktor ke faksi sekolah. Situasisemakinmenghangatsampaiberbuntutserangan massa padaaktor. “Situasijugamenghangat, terjadikerusuhansampaiberbuntutpada amuk massa padaaktor. Untung petugas dari Polsek Demak Kota selekasnyadatang di lokasisesudahterima laporan dari masyarakat. Aktorsuksesditangkapdanditolong dari amuk massa yang makinmencapai puncak,” kata Ari dikutip detikJateng, Rabu (9/7/2025)“Saat korban mulai mengingatkan kitab, di sanalahaktor mulai memperlancarlaganya dengan menggenggamdan menekan pasdi bagian kelamin korban di luar rok,” katanya. Berdasarpenyidikan sementara, diketahui tindakanituterjadisemenjak tahun 2021. Keseluruhan ada belasan santriwati sebagai korban guru cabul itu. “Aktormengakulakukantindakan pencabulan ini ke santriwatinya semenjak tahun 2021 sampai 2025. Sangkaan pencabulan pada belasan santriwati di bawah usia,” paparnya.

Read More

Cerita Guru Madin Demak Diminta Rp 25 Juta Usai Tampar Murid 3 Bulan Lalu

Guru madrasah diniyyah (madin) di Demak, AZ atau Mbah Zuhdi (50), berceritasaatdianyamendadakdisuruh Rp 25 juta sebagai uang damai selesaidianya menampar siswanya. Iamenceritakanpernahmohon maafdanbaru3 bulanselesaikejadianmendadakdikunjungi orang dandisuruh Rp 25 juta.Mbah Zuhdi yang disebutseorang guru ngaji dan petani itu bahkan jugaharushutangmana-manauntukbayar uang damai supayadianyatidakdisampaikan ke polisi. Zuhdi menjelaskanperistiwa itu terjadipada 30 April 2025 kemarin. Waktu itu Mbah Zuhdi sedangmengajarkandalam kelas. Tetapi di kelas yang lain, ada siswa yang sama-sama lempar dengan sandal. Sandal itu berkenaan pecinya. Karenakecewa, Mbah Zuhdi selanjutnya spontanitas carisiswa yang melemparkan sandal dan menamparnya. “Awalnya saya itu mengajarkan. Saat saya mengajarkan ada keramaian di luar kelas. pada lempar lemparan gunakan sandal terkena peci saya sampai jatuh. Selanjutnya saya mencarisiapakah yangmelemparkan. Sampai saya masuk ke kelas,” terangnyakereporter di lokasi, Jumat (18/7/2025). AZ mengakubila menampar siswanya tersebut.Cumaiaberniat menampar untuk memberievaluasi, bukan lantaranuntukmencederaisiswanya.“Memang saya populer galak….

Read More

Nyaris Terisolasi akibat Banjir Rob Demak, Sugiman Hidup di Rumah Tanpa Tanah Kering Sejengkal Pun

Banjir rob di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa tengah, mulai berkurang dalam 3 haripaling akhir. Tetapi, keadaan ini tidakmemberiimbas positif untuk Sugiman (47), yang tempat tinggalnyamasih tetapterbenam. Tidak ada sejengkal juga tanah yang dapatdiainjak dari pintu rumah. Beberapa hari Sugiman dihabiskan bersama ibunya yang telah sepuh dan anak semata-mata wayangnya di dalam rumah yang hampirambruk. Rumah ituberada di ujung alat rekampungan RT 03 RW 02, Dusun Gemulak, Kecamatan Sayung. Simak juga: Dimiskinkan Kondisi, Uang Masyarakat Habis untukPembaruan Rumah Imbas Banjir Rob Sayung Demak Tentukan idol K-Pop/artis K-Drama favoritmu danperoleh Samsung Galaxy Fit3! Kompas.id Agardapatditempati, ruangandi rumahsudahdiubahmemakai bambu dan kayu, seperti rumah pentas. Walautempat tinggalnyapada keadaanmengenaskandan akses jalan terbenamselama setahun, Sugiman masih tetap bertahan karena itu salah satulokasi yangdiapunyai….

Read More

beritadogiyai.com/wp-admin

Karena banjir rob yang tetap menggenangi lajur Pantura Sayung, Kabupaten Demak, Jawa tengah, permukaan jalan menjadi berlumut dan licin. Keadaan ini merepotkan beberapa pemakai jalan, terutama pengendara motor, karena dampak negatif terpeleset makin tinggi. Pelajarnto, seorang pengendara motor yang lewat di daerah itu, jalanan Pantura Sayung sekarang ini benar-benar beresiko karena banyak lumut yang tebal. “Iya (berlumut) di situ (menunjuk batas jalan), licin melalui tengah saja,” tutur Pelajarnto, diambil dari Kompas.com, Sabtu (28/6/2025). Simak juga: Hasil Practice MotoGP Belanda 2025, Quartararo Paling cepat Dia menjelaskan, batas jalan yang paling kronis ada di teritori PT HIT Sayung, bahkan juga ia pilih melalui lajur alternative lewat perkampungan supaya semakin aman, walaupun harus tempuh jalan berbatu dan curam. Saksikan Photo Anggota Satlantas Polres Demak, saat menggerakkan kendaraan yang berhenti saat lewat dari Pantura Sayung, Kabupaten Demak, Jawa tengah (Jawa tengah). (dok. Polres Demak…

Read More

Fakta-fakta Domba Berlafaz Allah di Temanggung hingga Ditawar Rp 35 Juta

Satu ekor domba di Temanggung Jawa tengahmemilikiperformayang berlainan di badannya. Pada bagianbadan kambing ituada lafaz Allah. Langsungperistiwa ini jugatrendingselesai video kambing diupload di sosial media. Berikut beberapa faktanya.Trending di Media SosialVideo itusatu diantaranyadiupload dalam akun instagram @suduttemanggung. Video yang di-publish tiga hari kemarinitudikasihinfo, “Kambing dengan corak bulu seperti lafal alloh. Pemilik kambing Pak Templek asal kranggan ini tidakmenduga kambing kepunyaannyamempunyaikekhasan. Pasalnya tidak di cat atau buat corak bulu kambing semacam ini,” begituuploaditu ibaratdisaksikan detikJateng, Rabu (16/7/2025). Berdasarpencarianyang sudah dilakukan, rupanya pemilik itutidak di Kranggan, lebih persisnya di Desa Kauman, Dusun Ngropoh, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung.Wedus gembelyang unik ini dibeli pemiliknya saat ini dari peternak di wilayah Kandangan, Temanggung, pada, Kamis…

Read More

Potret Pantura Sayung Demak Setelah Sebulan Terendam Banjir Rob, Lumut Tumbuh Subur di Jalan

Banjir rob di Pantura Sayung, Kabupaten Demak, Jawa tengah (Jawa tengah) belum seutuhnyakeringsesudahsatu bulanpaling akhirtergenangi air rob, Selasa (8/7/2025). Walau banjir rob di Pantura Sayung berkurang, lumut tumbuh subur di batas jalan, mengakibatkan jalan licin danmempunyai potensimenjadi biang kecelakaan. Jalanan berlumut dan licin dirasakan oleh beberapa pengendara sepeda motor yang lewat. “Iya licin, bahaya, berlumut itu terlihatcocokmelalui,” tutur Santoso (40), yang dijumpai di lokasi, Selasa siang. Simak juga: Pengukuhan JATMAN BentukKesetiaanke NU dan NKRI Pengendara motortujuan Semarang ituakuimau tak maulewat Pantura Sayung sebagaijalurpaling dekatwalaukeadaan jalan berlumut dan licin. “Ada ini, muter Onggorawe jauh. Jika arah Demak sedapdapatmelalui atas (jalan perkampungan),” kata…

Read More