Duduk Perkara Guru Madin Demak Tampar Murid hingga Didenda Rp 25 Juta

Seorang guru Madrasah Diniyyah atau Madin dengan inisial AZ (50) masyarakat Kabupaten Demak tiba-tibatrendingkarena menampar siswanya sampaiterkena denda Rp 25 juta dari orangtuasiswa. Kepala Madin, Miftahul Hidayat, menerangkan duduk kasuskejadianitu.Iamenjelaskanperistiwa ini berawalberawalsaat guru madin ini mengajarkandi ruangan kelas 5 dengan pelajaran fiqih pada 30 April 2025 jam 14.30 WIB. Mendadak di luar ruangpelajar kelas 6 bermain lempar-lembaran sandal di muka kelas 5. “Lemparan itusampaimasuk ke dalamruangan kelas 5 danberkenaan kepala guru AZ sampai peci yang digunakan jatuh,” kata Hidayat dalam infokereporter di lokasi, Jatirejo, Kecamatan Karanganyar, Demak, Jumat (18/7/2025). Selanjutnya, waktu itu dengan spontan guru ambil pecinya yang jatuh danmenempatkan kitabnya di atas meja. Berkaitanselanjutnyamendekatiruangan kelas yang…

Read More

1 Siswa SMP Korban Tertabrak KA Sembrani di Demak Alami Patah Tulang

Satu korban selamat sesudahketabrak kereta Sembrani di Mranggen, Kabupaten Demak, tetap dirawat di dalam rumah sakit. Korban dengan inisial AN (14) itu alamitulang patah tangan.AN dirawat di dalam rumah sakit Pelita Karunia Mranggen. Kapolsek Mranggen, AKP Margono, menjelaskan AN keadaannyatelah sadar dan dalam perawatan. Ada tanda-tanda korban alamitulang patahpada tangan. “Sadar, tanda-tanda fraktur tangan,” kata Margono melalui pesan singkat, Senin (16/6/2025). Untuk dipahami, AN dan dua partnernya, MZ (14) dan RS (14) alami kecelakaan saatseberang di pelintasantanpa palang pintu di km 15+1/2 di antara Stasiun Tegowanu dan Stasiun Brumbung. Simak juga:Celaka 3 Bocah Ketabrak KA di Demak, Jauhi Kereta dari Barat-Kena dari TimurKejadian itu terjadisaat tiga pelajar SMP N…

Read More

Viral Guru Madin di Demak Didenda Rp 25 Juta Usai Tampar Murid

Video seorang guru madrasah diniah atau madin di Kabupaten Demak didenda beberapa puluh juta karena menampar siswanya trending di sosial media. Inikejadian yang diverifikasi oleh figurdi tempat.Peristiwa ini diuploadpadaakun Instagram @infokejadiandemak. Video itu diuploadtempo haridansudahdilihatbeberapa ratus ribu kali. Video ini memperolehberbagaikomentar dari warganet. Pada video itu menunjukkanseorang guru madin yang diperhitungkantanda-tanganipersetujuandi antara wali siswa. Dinarasikan guru itu didenda oleh wali siswakarena menampar anaknya. Tidakbermain-main, guru madin ini diberitakanharusbayar denda capaibeberapa puluh juta. “Guru madin Ngampel Jatirejo Kecamatan Karanganyar didenda Rp 25 juta karena menampar siswahinggamembuat wali siswatidak terima atas peristiwaitu,” ceritapostingitu ibaratdisaksikan detikJateng, Jumat (18/7/2025). Satu diantarapirantiDusun Jatirejo, Latif benarkanperistiwa ini. Tetapifaksinyamalasmemberiketerangandengan detil.“Iya betuladaperistiwa ini, yang…

Read More

41.000 Peserta BPJS PBI Demak Dinonaktifkan, Dinkes: Kita Bantu Kalau Benar-Benar Tidak Mampu

Sekitar 41.000 peserta BPJS Yang menerima Kontribusi Pungutan (PBI) APBN di Kabupaten Demak, Jawa tengah, tidak diaktifkan. Penonaktifan ini berpengaruh pada warga kurang sanggup, termasuk pasien penyakit akut yang sejauh ini tergantung pada sarana kesehatan lewat agunan kesehatan itu. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Demak, dr Ali Maimun, menjelaskan jika data peserta nonaktif asal dari Dinas Sosial, dan dianggap sudah memunculkan keluh kesah di beberapa sarana kesehatan (faskes). Tetapi, dia janji Dinkes akan menolong masyarakat yang betul-betul memerlukan untuk remobilisasi kepesertaan. “Masih tetap kita usahakan jika ia betul-betul sakit, dirawat di dalam rumah sakit betul-betul tidak sanggup, kelak kita aktifkan kembali, melalui UHC,” tutur Ali saat dikontak, Rabu (2/7/2025). Simak juga: BPJS PBI Mendadak Nonaktif, Ulil Terancam Tidak berhasil Urus Kemudahan Ongkos di Universitas Negeri Pengaktifan Melalui Pola Universal Health Coverage Ali menerangkan jika aktivasi kembali kepesertaan tidak dapat dilaksanakan secara langsung oleh faskes. Tetapi, bila keadaan pasien termasuk genting atau benar-benar memerlukan service, mereka bisa ditolong lewat pola Universal Health Coverage (UHC). “Ada tata triknya. Yang…

Read More

Potret Pantura Sayung Demak Setelah Sebulan Terendam Banjir Rob, Lumut Tumbuh Subur di Jalan

Banjir rob di Pantura Sayung, Kabupaten Demak, Jawa tengah (Jawa tengah) belum seutuhnyakeringsesudahsatu bulanpaling akhirtergenangi air rob, Selasa (8/7/2025). Walau banjir rob di Pantura Sayung berkurang, lumut tumbuh subur di batas jalan, mengakibatkan jalan licin danmempunyai potensimenjadi biang kecelakaan. Jalanan berlumut dan licin dirasakan oleh beberapa pengendara sepeda motor yang lewat. “Iya licin, bahaya, berlumut itu terlihatcocokmelalui,” tutur Santoso (40), yang dijumpai di lokasi, Selasa siang. Simak juga: Pengukuhan JATMAN BentukKesetiaanke NU dan NKRI Pengendara motortujuan Semarang ituakuimau tak maulewat Pantura Sayung sebagaijalurpaling dekatwalaukeadaan jalan berlumut dan licin. “Ada ini, muter Onggorawe jauh. Jika arah Demak sedapdapatmelalui atas (jalan perkampungan),” kata…

Read More

Sambut Hari Bhayangkara ke-79, Polres Demak Gelar Doa Bersama Lintas Agama 

Menyongsong peringatan Hari Bhayangkara ke-79 yang jatuh pada 1 Juli 2025, Polres Demak mengadakan doa bersama lintasi agama pada Senin (30/6) sore di Aula Wicaksana Laghawa. Aktivitas ini dilakukansebagaibentuksukurdanpermintaansupaya Polri selaludikasihkemampuan dalam melakukan pekerjaanmenjaga keamanan negara. Doa bersama itudidatangi oleh Kapolres Demak AKBP Ari Cahya Nugraha, Ketua FKUB Kabupaten Demak KH. Abdullah Syifa, danbeberapa tokoh agama dari 6kepercayaanyang berlainan, yakni Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Masing-masing figur agama pimpin doa secara berganti-gantian dalam situasi yang penuh khusyukdankebersama-samaan. Kapolres sampaikanjikaaktivitas ini tidak cumasebagaibentuk penghormatan padalembaga Polri yang sudahberbaktisepanjang 79 tahun, tetapisebagailambang kerukunan antara umat berbagai ragama di Kabupaten Demak. “Doa lintasi agama ini ialahbentukkebersama-samaan kita…

Read More

Kronologi Pria Demak Bunuh Wanita-Rampas Motor demi Bayar Utang Rp 2,2 Juta

Unit Reserse Kriminil (Satreskrim) Polres Demak tangkapterdakwa AR atau Bijakin (32) karena membunuh seorang wanita yang jasadnya diketemukan di persawahan Dusun Wonoketingal Kecamatan Karanganyar. Iniurutannya.Terdakwa AR diamankanpada Jumat (27/6) pagi, dalam suatu warung makan di Kabupaten Tangerang, Banten. Aktoryang disebutmasyarakatDusun Sari, Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak, tidakberdayasaatdibekuk petugas. Dan korban SH (20) masyarakat Wetun Wetan Kecamatan Kudus Kota, Kabupaten Kudus. Berikut urutannya; 12 Juni 2025Kapolres Demak AKBP Ari Cahya Nugraha menerangkanjika AR ialah dalang dibalik kematian SH (20), masyarakat Kelurahan Wergu Wetan, Kecamatan Kudus, Kabupaten Kudus. Iamenerangkanjikaperjumpaandi antara korban danaktorberawalpada 12 Juni 2025 lewat Facebook. “Di mana ke-2 nya samacarilowongan kerja. Aktorselanjutnyakerapmengirimi pesan ke korban mengulaslowongan…

Read More

Viral Guru Madin di Demak Diminta Uang Damai Rp 25 Juta Usai Tampar Murid

Seorang guru madrasah diniyah (madin) di Demak inisial AZ (50) didenda Rp 25 juta selesai menampar salah seorangsiswanya. Tetapi, kasus ini usai damai selesaitrending di sosial media.Dikutip detikJateng, kejadian ini terijadi pada 30 April 2025 kemarin. AZ waktu itu tengah mengajarkan. Tetapi, mendadak lemparan sandal berkenaan kepalanya. AZ menarik satu diantarasiswa yang disebutkan oleh siswa lain. AZ lalu menarik siswa itu dan spontan menamparnya. “Sesudah ada peringatan itusemuapelajar menunjuk pelajardengan inisial D ini, selanjutnya spontanitas Z menarik pelajardanlakukanpukulan,” kata Kepala Madin, Miftahul Hidayat dalam infokereporter di lokasi, Jatirejo, Kecamatan Karanganyar, Demak, Jumat (18/7/2025). ADVERTISEMENTSimak juga:Video: Urutan Guru Madin Demak Tampar Siswasampai Didenda Rp 25 JutaDalam pada itu, guru AZ sudahmengakuperlakuannya. Diakuinyajika ini diakerjakanuntuk mendidik….

Read More

134 Bidang Tanah Disiapkan, Proyek Tol Semarang-Demak Seksi I Diperluas

Pemerintahan Propinsi Jawa tengah meneruskan proses penentuan lokasi (penlok) dengan tambahan tempat selebar 52,65 hektar pada batas tol Semarang-Demak Seksi I. Surat Keputusan Gubernur Jawa tengah berkaitan penentuan lokasi itu akan diedarkan. Hasil pemutakhiran data pada April 2025 memperlihatkan jika tambahan tempat itu ada di daerah Kota Semarang dan Kabupaten Demak dengan keseluruhan 134 sektor tanah. Jumlah itu terbagi dalam 65 sektor di daerah Kota Semarang, mencakup 29 sektor di Kelurahan Tambakrejo Kecamatan Stylemsari, 26 sektor di Kelurahan Terboyo Kulon Kecamatan Genuk, 9 sektor di Kelurahan Terboyo Wetan Kecamatan Genuk, dan 1 sektor di Kelurahan Trimulyo Kecamatan Genuk. Simak juga: Jokowi Mangkir di Hari Bhayangkara ke-79, Pengawal: Sedang Berlibur Bersama Keluarga Kepala Dinas Perumahan Masyarakat dan Teritori Pemukiman (Disperakim) Propinsi Jawa tengah, Boedyo Dharmawan, menguraikan jika di daerah Kabupaten Demak ada 69 sektor, mencakup 18 sektor di Dusun Sriwulan Kecamatan Sayung dan 51 sektor di Dusun Bedono Kecamatan Sayung….

Read More